Van Gaal yang Beda dengan Wenger serta Fergie

Van Gaal yang Beda dengan Wenger serta Fergie

Taruhan Judi Bola, Manchester – Bertahan di satu club untuk periode yang sangatlah panjang bukanlah jalan karir yang diambil Louis van Gaal. Tidak seperti Sir Alex Ferguson serta Arsene Wenger, Van Gaal nikmati petualangannya di sebagian negara Eropa.

Minggu (4/10/2015) malam lusa Manchester United bakal menyambangi Arsenal, club dimana Wenger telah menggunakan 19 th. terakhirnya juga sebagai manajer. Duel The Red Devils dengan The Gunners hingga tiga th. lantas masih tetap jadi pertemuan dua manajer terlama di Inggris, dengan Sir Alex mengabdi sepanjang 27 th..

Tidak sama dengan Wenger serta Fergie, Van Gaal malah di kenal juga sebagai petualang. Termasuk juga berbarengan timnas Belanda, keseluruhan ada enam tim yang pernah dia latih.

” Arsene Wenger serta Sir Alex Ferguson yaitu jenis yang tidak sama (dengan saya). Saya senantiasa mau lebih serta saya senantiasa menempatkan tujuan tinggi. Kondisinya sama dengan yang saya kerjakan saat ini – saya bakal pensiun. Saya senantiasa menempatkan sendiri target-target saya serta saya pikir saya telah mempunyai tujuan paling akhir, ” ucap Van Gaal.

Diawali di Ajax Amsterdam juga sebagai asisten pelatih serta lalu jadi pelatih paling utama, Van Gaal lalu pergi ke Spanyol untuk membesut Barcelona. Van Gaal pernah pulang ke Belnda waktu dikontrak AZ Alkmaar, untuk lalu menyeberang ke Jerman berbarengan Bayern Munich. Sesaat dalam satu tahun paling akhir dia menetap di Inggris untuk memimpin ‘Setan Merah’.

Dengan adanya banyak prestasi didapat di beberapa tim itu, Van Gaal mungkin pilih bertahan di satu tempat serta jadi legenda disana. Namun pria 64 th. itu tidak menyesali keputusannya untuk pergi bertualang.

Seperti telah diumumkan berulang, petualangan Van Gaal bakal selesai kurun waktu dekat. Dia menyebutkan akan tidak perpanjang kontrak dengan ‘Setan Merah’ waktu kontraknya habis dua th. ke depan.

Baca Juga : Cedera Leher, Jordi Alba Tidak hadir Hadapi Celta

” Saya melakukan delapan th. di Ajax, enam th. juga sebagai pelatih tim tama, serta itu periode yang panjang untuk seseorang pelatih. Saya masih tetap muda serta mau semakin banyak lagi. Saya terima tantangan itu. Itu juga bergantung ciri-ciri Anda. Apa yang Anda kehendaki? ”

” Saya telah memastikan tujuan saya serta saya sangatlah mujur klub-klub itu serta tim nasional inginkan saya. Saya senantiasa katakan bila saya mau melatih tim nasional Belanda, saya diundang, lantas melatih diluar negeri, saya diundang, untuk kembali pada Belanda atau Jerman, saya lalu bisa undangan lain. Saya senantiasa mengambil sendiri ketentuan buat saya, ” sahutnya di DailyMail.