p://lawyerposts.com/wp-content/uploads/2017/01/medium_dc38a82fbc97d55915

BERITA BOLA ONLINE _  Penyerang legendaris Argentina, Diego Maradona (56 tahun), mengungkapkan tiga faktor yang dapat menghancurkan pesepak bola.

Diego Maradona mengharumkan nama negara dengan membawa Argentina menjuarai Piala Dunia 1986. Namun, dia juga tak kalah hebat ketika beraksi membela klub, seperti FC Barcelona dan Napoli.

Bersama Barcelona, Maradona sukses meraih tiga gelar. Sementara itu, di Napoli dia menyabet lima titel.

Di balik kegemilangan tersebut, Maradona rupanya pernah mencicipi masa-masa kelam.

“Saya berusia 24 tahun ketika mulai menggunakan narkoba di Barcelona,” kata Maradona kepada Tuttonapoli.
“Hal itu merupakan kesalahan terbesar yang pernah saya lakukan,” ucap dia lagi.

Sosok yang membuat Napoli memensiunkan nomor punggung 10 ini bersyukur masih bisa selamat dari maut.

“Anak saya meminta saya untuk tetap hidup untuk dia ketika saya sedang koma. Saya berterima kasih kepada Tuhan karena Dia membangunkan saya dan mendengar harapan anak saya,” ujar

baca juga :Aleix Vidal Tak Mau ke Galatasaray karena Alasan Keamanan

Legenda Swansea Minta Klub Rekrut Pemain Cadangan Terbaik Premier League
Gagal Bungkam Man United Lebih dari 2 Gol, Pelatih Hull Incar 4 Pemain
Satu Perbuatan Conte yang Bikin Fabregas Sedih di Chelsea
Pencetak gol terbanyak sepanjang masa Napoli (115 gol) ini juga mengutarakan bahwa narkoba merupakan sesuatu yang paling merusak dalam kehidupan dibandingkan dua hal lainnya.

“Dibandingkan wanita dan uang, masalah terbesar adalah narkoba. Narkoba bisa membunuh,” kata Maradona.

“Saya sangat beruntung bisa berada di sini berbicara dengan Anda. Jika saya terus menggunakan narkoba, tak diragukan lagi saya sudah meninggal,” ucap Maradona.

Pria yang mengukir lima gol dan lima assist dalam pergelaran Piala Dunia 1986 ini mengaku perubahan besar telah dia alami sejak melepaskan diri dari jerat narkoba.

“Sudah 13 tahun saya tidak menggunakan narkoba dan saya merasa hebat,” tutur Maradona.