http://lawyerposts.com/wp-content/uploads/2017/02/0356410mu-vs-southampton780x390.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Manchester United menjuarai Piala Liga Inggris setelah menang 3-2 atas Southampton pada final Piala Liga Inggris di Stadion Wembley, Minggu (26/2/2017).

Manchester United menang berkat dua gol Zlatan Ibrahimovic dan tembakan Jesse Lingard. Adapun dua gol balasan Southampton dicetak oleh Manolo Gabbiadini.

Trofi Piala Liga Inggris ini merupakan gelar kelima (1992, 2006, 2009, 2010) bagi Setan Merah – julukan Manchester United. Manchester United total telah mengumpulkan 41 gelar bergengsi sepanjang sejarah klub.

Trofi ini menjadi pencapaian pertama bagi Jose Mourinho yang menangani Man United sejak awal musim – setelah Community Shield. Namun, pelatih asal Portugal tersebut tidak asing dengan trofi ini karena dia sudah tiga kali meraih gelar ini bersama Chelsea.
BACA JUGA : Cetak 4 Gol di Kandang Lawan, Atletico Lebarkan Kans ke Perempat Final
Kontra Southampton, Man United mengawali laga dengan penampilan yang menjanjikan. Hanya membutuhkan waktu 19 menit, Setan Merah mampu unggul terlebih dulu berkat gol Zlatan Ibrahimovic.

Penyerang asal Swedia tersebut menaklukkan kiper Fraser Foster melalui tendangan bebas yang dieksekusinya dari luar kotak penalti.

Gol tersebut adalah torehan kelima bagi Ibra dalam lima laga final piala domestik. Empat gol dintaranya diciptakan Ibra dalam empat laga final bersama Paris Saint-Germain.

Man United lalu semakin nyaman bermain. Pasukan Jose Mourinho tersebut unggul 2-0 berkat gol Jesse Lingard pada menit ke-39.

Gol berawal dari tusukan Marcos Rojo ke dalam kotak penalti lawan. Tak mendapatkan ruang tembak, bek asal Argentina tersebut memberikan bola kepada Lingard. Dengan cepat, Lingard menyarangkan bola dan gol.

Unggul 2-0 bukan berarti Man United bisa santai. Zlatan Ibrahimovic dan kawan-kawan malah kebobolan dua gol dalam kurun waktu 10 menit.

Adalah penyerang baru Southampton Manolo Gabbiadini yang menjadi malapetakan bagi Man United setelah mencetak dua gol ke gawang David de Gea.

Gol pertama penyerang asal Italia tersebut dikemas pada menit ke-45. Gabbiadini dengan tenang menyontek bola dari umpan yang dilepaskan James Ward-Prowse.

Selepas jeda saat laga baru berjalan empat menit, Gabbiadini untuk kali kedua berhasil memaksa De Gea memungut bola di gawangnya sendiri.

Dijaga ketat Chris Smalling, Gabbiadini dalam posisi membelakangi lawan berhasil melepaskan tendangan voli, memanfaatkan umpan Steven Davis.

Kedudukan imbang membuat laga semakin sengit. Soton seperti kembali menemukan kepercayaan diri setelah beberapa kali permainan mereka membuat Man United lebih banyak bertahan.

Di balik tekanan tersebut, Man United berhasil melancarkan serangan balik mematikan pada menit ke-87. Ibra memimpin serangan balik.

Lantaran tak ada rekannya, bomber asal Swedia tersebut berusaha memperlambat permainan. Pada saat bersamaan, Soton dengan cepat bertahan.

Bola kemudian berada dikuasai Anthony Martial. Pemain asal Perancis tersebut memberikan bola kepada Herrera yang berada di luar kotak penalti.

Gelandang asal Spanyol tersebut melepaskan umpan ke dalam kotak penalti yang berhasil disambut Ibra dengan tandukan keras. Gol tersebut memastikan kemenangan Man United dengan skor 3-2.