http://lawyerposts.com/wp-content/uploads/2017/04/skysports-javier-mascherano-barcelona_3939148.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Bek tengah FC Barcelona, Javier Mascherano, mencetak gol dari titik putih ketika timnya menang 7-1 atas Osasuna dalam pertandingan La Liga – kasta teratas Liga Spanyol – di Stadion Camp Nou, Rabu (26/4/2017). Apa alasan dia yang menjadi eksekutor?

“Suporter di belakang gawang berteriak meminta Mascherano mengambil penalti,” kata pelatih Barcelona, Luis Enrique.

“Dia adalah pemain kunci untuk klub dan telah menunjukkan kualitasnya selama bertahun-tahun,” ucap Enrique.

Mascherano mencetak gol pertamanya untuk Barcelona setelah melalui 319 laga di semua kompetisi!

BACA JUGA :Eden Hazard Kesampingkan Rekor Pribadi

Pernyataan Enrique juga didukung oleh striker Barcelona, Paco Alcacer.

“Penalti tersebut seharusnya dieksekusi oleh Ivan Rakitic. Namun, para pemain berpikir bahwa ini merupakan kesempatan bagus untuk Mascherano membuka keran gol dan dia berhasil,” ujar Alcacer.

Rakitic ikut menambahkan komentar Enrique dan Alcacer.

“Saya senang untuk Mascherano. Seisi stadion menginginkan dia mencetak gol,” tutur Rakitic.

Lesakan Mascherano merupakan gol ke-500 Barcelona di semua kompetisi sejak diasuh Enrique pada 21 Mei 2014.

Total, dia membutuhkan 194 pertandingan dan 31 tembakan untuk menceploskan gol perdananya bagi Barcelona di La Liga.

Kepercayaan besar penggemar Barcelona dan pasukan Enrique patut diacungi jempol lantaran Mascherano sebelumnya tidak pernah dipercaya sebagai algojo penalti dalam sebuah pertandingan!

Mascherano terakhir kali menggetarkan jala musuh saat berkostum Liverpool FC pada 25 Februari 2010.

Dia mengemas satu gol untuk mengantarkan The Reds menaklukkan Unirea Urziceni 3-1 dalam partai babak kedua Liga Europa di Stadion Ghencea.

Menciptakan gol memang bukan tugas pokok Mascherano. Apalagi, dia selalu mengisi pos bek tengah, gelandang bertahan, dan bek kanan sejak membela Barcelona pada 28 Agustus 2010.

Namun, pesepak bola kelahiran San Lorenzo, Argentina, ini membuktikan kapasitasnya sebagai bek tengah terbaik Barcelona dari segi tekel sukses (36) dan intersep (44) di La Liga musim 2016-2017.

Dia mengungguli catatan milik Gerard Pique (29 tekel sukses; 28 intersep) dan Samuel Umtiti (19; 42).