http://lawyerposts.com/wp-content/uploads/2017/12/article-0-0EF2CD2E00000578-804_468x286.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Salah satu legenda Liverpool Mark Lawrenson menyebut masalah terbesar Romelu Lukaku adalah saat ia tidak mencetak gol ia juga tidak menebusnya dengan memberikan kontribusi di hal lain.

Lukaku sempat menjalani start yang bagus bersama Manchester United. Gol demi gol bisa dicetak mantan pemain Everton ini.

Akan tetapi, keran gol Lukaku sepertinya tersendat. Pemain berusia 24 tahun tersebut hanya bisa menyumbangkan dua buah gol dari 12 pertandingan terakhirnya di semua ajang kompetisi dalam dua bulan terakhir.

Striker asal Belgia ini juga gagal mencetak gol dalam sejumlah pertandingan besar. Di antaranya melawan Arsenal, Chelsea, Liverpool, Manchester City dan Tottenham.

Maka tak heran jika kritikan pun terus menerpa Lukaku. Lawrenson pun mengatakan bawa Lukaku harus bisa tampil lebih baik dalam aspek lain jika ia sedang kesulitan mencetak gol saat ini.
BACA JUGA : Fassone: Milan Bergerak ke Arah Yang Benar
“Striker United Romelu Lukaku mendapat banyak kritikan akhir-akhir ini dan saya pikir performanya yang menurut sebagian terjadi karena dirinya sendiri, dan sebagian terjadi berkat cara timnya bermain. Lukaku bukan bertipe poacher seperti Harry Kane atau Sergio Aguero. Mereka berdua adalah striker yang, jika Anda memberi mereka tiga peluang, pasti akan mencetak salah satunya – striker asal Belgia ini butuh lebih dari itu,” tegasnya kepada berita bola online.

“Masalah yang lebih besar dengan Lukaku adalah bahwa, ketika ia tidak mencetak gol, ia tidak berkontribusi cukup banyak di tempat lain untuk menebusnya. Ia cepat dan kuat tapi ia tidak memaksakan diri pada para bek lawan secara fisik,” seru Lawrenson.

“Tidak membantu kalau sentuhannya juga bukan yang terbaik. Anda bisa memperbaiki itu, tentu saja, dan saya pikir Lukaku akan menjadi lebih baik – tapi ia juga harus bekerja lebih keras,” cetusnya.