http://lawyerposts.com/wp-content/uploads/2018/02/John-MOss.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Manajer Liverpool Jurgen Klopp mengungkapkan bahwa wasit Jon Moss mengaku membuat keputusan yang salah di pertandingan melawan Tottenham.

Pertandingan antara Liverpool vs Spurs di Anfield, berakhir dengan skor 2-2. Kedua tim saling susul menyusul dalam mencetak gol.

Liverpool unggul dahulu melalui Mohamed Salah. Spurs lantas bisa menyamakan kedudukan melalui Victor Wanyama, sebelum Salah akhirnya membuat The Reds unggul lagi dengan aksi individunya yang menawan.

Akan tetapi kemenangan yang sudah di depan mata sirna. Sebab asisten wasit menyebut Virgil Van Dijk melakukan pelanggaran terhadap Erik Lamela di kotak terlarang. Harry Kane kemudian mengeksekusi penalti dengan sempurna. Keputusan itu sejatinya sempat didebat para pemain The Reds lantaran Moss sempat menganggap itu bukan pelanggaran, namun berubah pikiran setelah mendapat masukan dari asisten wasit.
BACA JUGA : Madrid Lewatkan Kesempatan Gaet Aubameyang Dengan Harga Miring
Namun sebelum itu, Kane juga sempat diberi penalti. Pasalnya ia terlihat dijatuhkan oleh Loris Karius di dalam kotak terlarang. Namun penaltinya kala itu masih bisa dimentahkan oleh Karius.

Usai pertandingan, Klopp mengungkapkan bahwa sang wasit ternyata mengaku membuat blunder. Hanya saja, tak disebut pasti di momen yang mana blunder itu dilakukannya.

“Hasilnya dipengaruhi secara besar-besaran oleh keputusan-keputusan wasit, selalu kita harus menerimanya. Pernahkah Anda mendengar (wasit memberikan penjelasan terkait keputusan mereka)?” kata Klopp pada Sky Sports.

“Saya tidak diizinkan masuk ke ruang (wasit) selama setengah jam setelah pertandingan. Hal pertama yang dilakukannya setelah meniup peluit adalah ia (wasit) mendatangi saya dan mengatakan ia melakukan kesalahan, jelas offside, tidak dapat dipercaya. Saya tidak tahu apa yang mereka (para wasit) diskusikan,” ketusnya.

“Yang kedua, Van Dijk menyentuhnya tapi Lamela menginginkan sentuhan itu dan melompat 100 persen, ia merasakan sentuhan itu dan itu (dianggap) penalti. Pada babak pertama kami tidak mendapat tendangan bebas dalam situasi ini, bangkit dan bermainlah, Itulah tingkat permainannya. Di sebuah situasi seperti itu di menit terakhir Anda harus yakin, tapi ia (Moss) ingin berada di tengah-tengah  dan inilah jadinya,” tandasnya.