http://lawyerposts.com/wp-content/uploads/2018/05/Jupp-Heynckes.png

BERITA BOLA ONLINE – Langkah Bayern Munchen di Liga Champions sekali lagi harus terhenti. Kali ini tim asuhan Jupp Heynckes tersebut gugur di hadapan Real Madrid di semifinal dengan agregat 3-4. Kegagalan ini berarti Bayern selalu gugur di hadapan tim Spanyol dalam lima edisi Liga Champions terakhir.

Setelah kalah 1-2 dari Real Madrid di leg pertama pekan lalu, Bayern mencoba bermain menyerang di leg kedua, Rabu (2/5) dini hari WIB tadi. Bayern pun sebenarnya berhasil menerapkan rencana mereka dan membuat Madrid kelimpungan sepanjang pertandingan. Namun skor imbang 2-2 sudah cukup bagi Madrid untuk lolos ke final.

Hasil tersebut terasa lebih menyakitkan bagi para pemain Bayern lantaran mereka mampu tampil dominan di kedua leg. Bahkan dapat dikatakan pertandingan leg kedua tadi berat sebelah, Bayern tercatat melakukan delapan tembakan tepat sasaran. Sementara Madrid hanya mampu membuat tiga tembakan tepat sasaran
BACA JUGA : Meski Keok, Wenger Puji Penampilan Arsenal
Bek Bayern, Mats Hummels pun menyesalkan kegagalan timnya bermain efektif saat mendapat peluang. Menurutnya efektivitas adalah salah satu hal terpenting di pertandingan level tinggi seperti ini.

“Kami memberikan gol pada Real Madrid di kedua leg. Terkadang begitulah sepak bola, tetapi kesalahan seperti itu seharusnya tidak boleh terjadi di level seperti ini,” ungkap Hummels di laman resmi UEFA.

“Kami bermain lebih baik, kami menciptakan peluang demi peluang, tetapi kami tidak berhasil memanfaatkannya dan itu merugikan kami. Tidak cukup hanya berjuang dengan baik dan bermain apik. Jika anda ingin memenangkan gelar ini, anda harus efektif.”

Bayern terakhir kali mencapai final Liga Champions pada musim 2012/13 lalu saat mereka berhasil meraih trofi juara. Sejak saat itu, Bayern selalu kandas di tangan tim Spanyol dalam fase gugur.