http://lawyerposts.com/wp-content/uploads/2018/06/bigstock-World-Cup-67817752-Didier-Deschamps-400x345.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Prancis berhasil menaklukkan Argentina di 16 besar Piala Dunia 2018 Rusia melalui laga penuh drama yang dihiasi dengan hujan gol. Skor 4-3 untuk kemenangan Prancis sudah cukup membuktikan kualitas pertandingan tersebut.

Jika ada satu hal yang perlu disoroti pada pertandingan ini, itu adalah mental Prancis. Meski dipenuhi dengan pemain-pemain belia, skuat Prancis justru menampilkan mental bertanding yang lebih kuat dibanding Argentina.

Pelatih Prancis, Didier Deschamps pun memuji kualitas mental timnya. Menurutnya dengan kemenangan tersebut Prancis telah menjawab dan membungkam segala kritik yang menghujani skuat Prancis.

Pertandingan ini berjalan seperti roller coaster bagi Prancis. Sempat unggul 1-0, tertinggal 1-2, Berbalik unggul 4-2, dan berakhir dengan 4-3. Momen paling penting Prancis adalah saat tertinggal, mental mereka tetap kuat dan mampu membalikkan keadaan.

“Saya menjadi pelatih karena saya ingin menghidupi momen seperti ini: stadion penuh, tim yang sangat berpengalaman. Tim kami jauh lebih muda, tetapi kualitas sama,” ungkap Deschamps di laman resmi¬†FIFA.
BACA JUGA : Piala Dunia 2018, Rakitic Sebut Spanyol Sebagai Favorit Juara
“Kami menjawab tuntutan, kami menunjukkan karakter kami dan itu tidaklah mudah karena kami sempat memimpin, lalu lawan menyeimbangkan kedudukan, lalu kami tertinggal 2-1, tetapi kami terus berjuang.”

Bagi Deschamps, skuat muda Prancis sungguh tampil jauh melebihi ekspektasinya. Mental para pemain Prancis benar-benar membuatnya bangga.

“Terdapat mentalitas istimewa di skuat ini dan kami melakukan segalanya untuk terus melaju. Karena saya bertanggung jawab atas semuanya, khususnya saat banyak hal tidak berjalan dengan baik, saya merasa sangat bangga.”

“Saya bahagia untuk mereka karena mereka sudah mempersiapkan diri mereka selama berminggu-minggu dan berbulan-bulan. Kami tidak bisa melewatkan (kesempatan) ini dan kami tidak akan melewatkannya,” tandas Deschamps.