http://lawyerposts.com/wp-content/uploads/2018/07/skysports-zlatko-dalic-croatia_4359629.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Pelatih timnas Kroasia Zlatko Dalic mengungkapkan bahwa ia begitu lega melihat Raheem Sterling ditarik keluar di pertandingan semifinal Piala Dunia 2018 lalu.

Sterling merupakan pemain inti skuat The Three Lions. Ia dimainkan untuk mendampingi Harry Hane di lini depan.

Ia tentu dimainkan sebagai starter di pertandingan semifinal lalu. Saat itu ia mampu tampil merepotkan lini tengah dan lini depan skuat Kroasia dengan dribel bolanya yang jempolan dan kecepatan larinya.

Sayangnya ia tak dimainkan secara penuh oleh Gareth Southgate. Pada menit 74 ia ditarik keluar dan digantikan oleh Marcus Rashford.

Setelah Sterling ditarik keluar, permainan Kroasia makin menjadi-jadi. Sebab Rashford tak bisa tampil sebagus Sterling.

Striker Manchester United ini terisolasi di depan dan tak merepotkan barisan pertahanan lawan. Kroasia pun dengan leluasa bisa menyerang pertahanan Inggris secara bertubi-tubi.

Pada akhirnya Kroasia bisa mencetak gol di waktu extra time. Inggris pun dipaksa pulang 1-2.
BACA JUGA : Sacchi Dukung Juve Menangkan Liga Champions
“Saya merasa lega setelah Southgate menggantikan Sterling karena ia sangat sulit untuk dihentikan,” aku Dalic seperti dilansir berita bola online.

Sterling sendiri sebenarnya mendapatkan banyak kritikan di sepanjang gelaran Piala Dunia ini. Bahkan sebelum ia terbang ke Rusia.

Ia dikritik karena tato senapan di kaki kanannya. Bahkan ia sempat diminta agar tak diberangkatkan ke Rusia.

Selain itu ia juga dikritik karena mandul selama bermain di Rusia. Padahal di Manchester City ia tampil cukup produktif. Ia juga makin dikritik karena gagal menuntaskan peluang saat main lawan Denmark.

Selain itu, Dalic juga memberikan pujian pada arsitek timnas Inggris Gareth Southgate. Ia mengaku mengagumi kebesaran hati manajer 47 tahun tersebut.

“Dan saya mengagumi Southgate, ia menunjukkan dirinya seorang pria, seorang olahragawan sejati. Ia mengucapkan selamat kepada kami secara pribadi di lapangan,” serunya.

Sementara itu laga final melawan Prancis akan digelar pada hari Minggu (15/07) besok pada pukul 22.00 WIB. pertandingan itu akan dilangsungkan di Luzhniki Stadium.