http://lawyerposts.com/wp-content/uploads/2018/09/958490-nesta-1854.png

BERITA BOLA ONLINE –  Alessandro Nesta menjelma menjadi salah satu bek terbaik di dunia kala dirinya membela AC Milan. Namun rupanya, ia bergabung dengan klub raksasa Italia tersebut dengan terpaksa.

Nesta berlabuh di San Siro pada tahun 2002 lalu, setelah diboyong dari Lazio dengan bandrol 31 juta euro. Bersama Rossoneri, ia berhasil merengkuh banyak gelar bergengsi seperti Serie A dan juga Liga Champions.

10 musim bermain bersama Milan membuatnya dikenal sebagai salah satu bek tangguh Italia. Berkat itu, ia menjadi pemain langganan timnas dan turut serta dalam kesuksesan Gli Azzurri menjuarai Piala Dunia di tahun 2006.

Walau mendapatkan kesuksesan bersama Milan, namun ternyata Nesta dulunya tidak ingin bergabung dengan tim tersebut. Lebih tepatnya, ia tidak ingin meninggalkan klub yang membesarkan namanya, Lazio.

BACA JUGA : Hasil Pertandingan Oxford United vs Manchester City: Skor 0-3

“Saya tumbuh di Lazio sejak berumur delapan tahun. Saya melalui seluruh sistem tim mudanya, dan berhasil menembus tim utama dan menjadi kapten di umur yang masih sangat muda,” ujar Nesta kepada berita bola online.

“Itu adalah pencapaian yang sangat penting bagi saya, selain meraih Scudetto. Saya tidak ingin pergi, di tahun sebelumnya saya menolak banyak klub besar namun sadar bahwa saya harus pergi,” lanjutnya.

Tumbuh dan berkembang di Lazio membuat rasa cinta Nesta terhadap klub semakin besar. Namun masalah utang yang melilit Biancocelesti membuatnya harus rela menyeberang ke klub lainnya.

“Klub memiliki utang dan tim belum membayarnya selama enam atau tujuh bulan lamanya. Lalu mereka menyebut saya sebagai pengkhianat,” tambahnya.

“Hari ini Lazio adalah klub yang sehat serta terorganisir dengan baik, Presiden [Claudio] Lotito menunaikan tugas dengan baik walaupun seringkali ada tantangan,” pungkasnya.

Kini, Nesta sedang melakoni karir baru sebagai pelatih di Perugia. Sebelumnya ia sempat menukangi salah satu klub asal Amerika Serikat, Miami FC.