http://lawyerposts.com/wp-content/uploads/2018/10/2w993c0.sport_.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Gianluigi Buffon menyatakan bahwa dirinya tidak ingin bertemu dengan bekas klubnya, Juventus, di final Liga Champions. Sebab kiper PSG itu tak ingin melihat tangisan mantan rekan setimnya jika menang.

Buffon menghabiskan hampir seluruh karirnya di dunia sepak bola bersama Juventus. Hampir seluruh gelar telah ia raih bersama Bianconeri, dan telah berpartisipasi dalam tiga laga final Liga Champions yang tak pernah dimenangkannya.

Di umurnya yang semakin menua, Buffon memutuskan untuk tidak lagi melanjutkan karirnya di Turin. Setelah kontraknya habis pada akhir musim kemarin, pria berumur 40 tahun tersebut memutuskan bergabung dengan PSG.

Bersama PSG, Buffon berkesempatan untuk kembali berpartisipasi di Liga Champions. Dan jika dirinya memang harus bertemu Juventus, ia menginginkan laga reuni itu tidak berlangsung pada babak final.

“Saya tak menyesal maupun kecewa meninggalkan Juve. Perpisahan saya telah direncanakan lama dan babak itu ditutup dengan sempurna,” ujar Buffon kepada berita bola online.

BACA JUGA : Lawan Barcelona, Icardi Ingin Menang Seperti Roma

“Bila saya harus menghadapi Juve di Liga Champions, saya lebih memilih melakukannya sebelum final karena, bila saya menang, saya tidak ingin senang di atas air mata mantan rekan setim saya,” lanjutnya.

Selain meninggalkan Juventus, Buffon juga memilih untuk tidak lagi memenuhi panggilan dari timnas Italia. Kecuali beberapa waktu lalu, saat Gli Azzurri sedang ditukangi pelatih sementara, Luigi Di Biagio.

“Setelah laga melawan Swedia, Di Biagio menghubungi dan berkata bahwa dia membutuhkan saya untuk dua laga uji coba. Saya berkata iya kepadanya karena persahabatan dan rasa tanggung jawab,” tambahnya.

“Setelahnya, saya melangkah keluar. Mancini memanggil saya dan bertanya soal kesiapan di saat genting. Namun ada Donnarumma, Perin, Sirigu, Cragno, Meret… jadi tidak ada lagi peluang bagi saya kembali ke timnas,” tutupnya.

Kini, Gli Azzurri berada di bawah kendali Mancini dan sempat mendulang banyak hasil negatif. Namun mereka akhirnya sukses meraih kemenangan kala bertemu Polandia dalam laga UEFA Nations League beberapa hari lalu.