http://lawyerposts.com/wp-content/uploads/2018/10/376877.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Posisi presiden tim Inter Milan kini telah diambil alih oleh salah satu anggota dari Suning Group, Steven Zhang. Dengan jabatan barunya, pria asal China tersebut berambisi untuk membuat Nerazzurri ‘melek’ teknologi.

Baru-baru ini, Inter Milan mengumumkan bahwa Zhang mendapatkan kepercayaan sebagai pimpinan baru klub. Pengumuman itu juga mengkonfirmasi akhir dari era Erick Thohir yang telah berjalan selama lima tahun.

Erick Thohir sendiri diyakini akan melepaskan diri dari klub raksasa Italia tersebut. Menurut beberapa laporan, 31% saham yang masih dimiliki oleh pengusaha asal Indonesia itu akan dijual ke Suning Group.

Mendapatkan mandat yang luar biasa dari Inter Milan jelas membuat Zhang merasa bangga. Ia mengaku siap untuk membawa Nerazzuri menjadi tim yang kompetitif di kancah Eropa seperti dulu.

BACA JUGA : Masih Tersangkut FFP, Milan Bisa Kehilangan Hadiah Liga Europa

“Hari ini, saya merasa sangat bangga bisa memimpin klub ini ke era baru. Saya merasakan tanggung jawab untuk memuaskan semangat jutaan fans dari seluruh dunia, dan saya sudah lebih dari siap menerima tantangan sebagai presiden klub berumur 110 tahun ini,” ujar Zhang kepada situs resmi klub.

“Kami akan terus menjadikan performa olahraga sebagai fokus utama, dan memastikan tim mendapatkan dukungan terbaik untuk bersaing dan sukses di level yang sangat tinggi baik di kancah internasional maupun domestik,” lanjutnya.

Selain menjadikan Nerazzurri sebagai tim yang kompetitif, Zhang juga berniat untuk membentuk manajemen yang kuat. Tak hanya itu, pria berumur 26 tahun tersebut juga ingin membuat Inter menjadi pemimpin dalam bidang teknologi.

“Di luar lapangan, kami akan membuat Inter menjadi perusahaan sekuat di lapangan. Kami harus membangun skill yang kuat dalam aspek komersil dan marketing dan memperkuat manajemen tim,” tambahnya.

“Sementara itu, kami akan terus melebarkan jangkauan bisnis secara global. Dan kami akan terus menjelajahi kemungkinan manajemen serta komunikasi digital, untuk membuat Inter menjadi pemimpin dalam bidang teknologi,” tandasnya.

Musim ini, Inter sedang berjaya dengan rentetan tujuh kemenangan beruntun di semua kompetisi. Torehan tersebut diraihnya sebelum tumbang atas Barcelona dalam ajang Liga Champions, Kamis (25/10) kemarin.