http://lawyerposts.com/wp-content/uploads/2018/11/santiagosolari0211a.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Entrenador sementara Real Madrid, Santiago Solari mengeluarkan pembelaan untuk penyerang andalan timnya, Karim Benzema yang kurang garang di depan gawang lawan musim ini.

Usai kemenangan 2-0 yang diraih Madrid atas Real Valladolid kemarin, Benzema kini tercatat tak bisa menggetarkan gawang lawan dalam delapan laga terakhir di La Liga.

Musim ini secara keseluruhan Benzema telah mencetak 16 gol di semua kompetisi. Namun dari jumlah tersebut, hanya empat gol yang diciptakan pemain internasional Prancis itu di La Liga.

Terlepas dari mandulnya Benzema dalam beberapa pertandingan terakhir di La Liga, Solari tetap memuji pemain 30 tahun tersebut, terutama dari segi pemahaman taktik.

“Saya bukan sosok yang akan ‘menemukan’ dia. Dia disukai oleh pelatih-pelatih sebelumnya dan dia seorang pemain yang luar biasa,” ujar Solari seperti dikutip AS.

“Dia membuat rekan setimnya menjadi lebih baik dan selalu membantu pertahanan. Saya pikir itu karakteristik yang fantastis,” tambahnya.

BACA JUGA : Comeback Lagi, Jose Mourinho: MU Harusnya Menang Lebih Besar!

Solari baru sejak awal pekan lalu ditunjuk untuk menangani tim utama Madrid menyusul pemecatan yang dilakukan manajemen terhadap Julen Lopetegui.

Solari pun menjawab kepercayaan ini dengan apik. Tengah pekan lalu pria Argentina itu mencatatkan kemenangan pertamanya sebagai entrenador Los Blancos dalam laga Copa del Rey kontra Melilla.

Solari meraih kemenangan perdananya di La Liga sebagai entrenador berkat dua gol ke gawang Valladolid yang masing-masing tercipta lewat bunuh diri Kiko Olivas dan penalti Sergio Ramos.

Solari baru sejak awal pekan lalu ditunjuk untuk menangani tim utama Madrid menyusul pemecatan yang dilakukan manajemen terhadap Julen Lopetegui.

Solari pun menjawab kepercayaan ini dengan apik. Tengah pekan lalu pria Argentina itu mencatatkan kemenangan pertamanya sebagai entrenador Los Blancos dalam laga Copa del Rey kontra Melilla.

Solari meraih kemenangan perdananya di La Liga sebagai entrenador berkat dua gol ke gawang Valladolid yang masing-masing tercipta lewat bunuh diri Kiko Olivas dan penalti Sergio Ramos.