http://lawyerposts.com/wp-content/uploads/2018/12/Juventus-Miralem-Pjanic-Tottenham-Arsenal-Transfer-News-917981.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Jika Paul Pogba benar kembali ke Juventus, maka lini tengahnya pun akan terjadi penumpukan amunisi. Namun sang gelandang andalan, Miralem Pjanic, tidak mengkhawatirkan itu dan bahkan siap menyambutnya dengan spesial.

Pogba memiliki masa-masa indah bersama Juventus. Sebelum pindah ke Manchester United pada tahun 2016 silam, ia sempat mengibarkan namanya di kancah sepak bola Eropa dengan penampilan apiknya bersama Bianconeri.

Sekarang ini, ia dikabarkan sedang mengalami masalah pelik dengan sang pelatih, Jose Mourinho. Hal tersebut membuat kabar mengenai kepulangannya ke Turin pada bulan Januari nanti terus berhembus dengan kencang.

Kepulangan Pogba jelas menguntungkan Juventus, namun amunisi di sektor tengahnya pasti akan menumpuk. Saat ini, sang juara bertahan Serie A itu diisi oleh gelandang berkualitas seperti Rodrigo Bentancur, Emre Can, Blaise Matuidi, Sami Khedira, hingga Pjanic.

BACA JUGA : Ini Alasan Sarri Pasang Hazard dalam Peran False Nine

Namun Pjanic tidak mempermasalahkan ketatnya persaingan di lini tengah. Malah sebaliknya, jika Pogba benar kembali ke Juventus, pemain asal Bosnia itu yakin bahwa tim serta penggemar akan memberinya sambutan spesial.

“Pastinya, semua penggemar Juve mendambakan Pogba. Kami mendapatkan beberapa pemain hebat, dan sekarang klub akan memikirkan cara untuk mengembangkan tim,” ujar Pjanic kepada berita bola online.

“Dia akan disambut kembali, tentu saja. Dia akan mendapatkan yang lebih dari sambutan kembali,” lanjutnya.

Pjanic merupakan salah satu saksi kekalahan pilu Juventus atas Real Madrid di final Liga Champions tahun 2017 silam. Dan musim ini, ia bertekad untuk membawa gelar bergengsi tersebut ke Turin guna melengkapi koleksi gelar Juventus.

“Impian saya adalah memenangkan Liga Champions bersama Juventus, dan kami akan melakukan segalanya untuk membawanya pulang,” tambahnya.

“Treble harus menjadi mimpi dan tujuan kami. Saat saya bergabung, presiden menunjukkan saya sebuah gambar Bianconeri, yang memenangkan lima Scudetto berturut-turut, dan dia berkata kepada saya bahwa kami harus melampauinya,” tandasnya.

Hingga sekarang, trofi Liga Champions masih urung mampir ke lemari koleksi Juventus sejak bangkit pada tahun 2012 lalu. Padahal dalam empat musim terakhir, mereka berhasil menguasai Italia dengan gelar Scudetto dan Coppa Italia di tangannya.