http://lawyerposts.com/wp-content/uploads/2019/05/N0571441302699563780A_1.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Marcello Lippi turut serta memberikan prediksinya soal pelatih Juventus berikutnya. Menurut pria yang juga pernah menukangi Bianconeri itu, kemungkinan besar pengganti Massimiliano Allegri baru akan ketahuan setelah dua partai final kompetisi Eropa.

Baru-baru ini, Juventus membuat publik terkejut. Melalui laman resminya, sang juara bertahan Serie A tersebut mengumumkan bahwa Massimiliano Allegri tidak lagi menjabat sebagai pelatih pada musim 2019/2020 mendatang.

Allegri telah menukangi Juventus sejak tahun 2014 silam, dan telah mempersembahkan total 11 gelar dari berbagai kompetisi. Tak hanya itu, ia juga sempat membawa Giorgio Chiellini dkk mencapai final Liga Champions sebanyak dua kali.

Serangkaian prestasi yang diraihnya telah membuat standar baru bagi Juventus dalam perburuan pelatih di musim panas ini. Dibutuhkan sosok berkelas dan berpengalaman untuk melatih Juventus, seperti Josep Guardiola ataupun Jose Mourinho.

Tapi, bukan berarti Juventus tidak lepas dari rumor yang mengaitkan mereka dengan sejumlah nama-nama tenar seperti Maurizio Sarri dan Mauricio Pochettino. Kebetulan, keduanya sama-sama mengantarkan timnya, Chelsea dan Tottenham, ke final kompetisi Eropa.

Rumor beredar luas, tapi Juventus belum menentukan jawabannya. Lippi sampai heran mengapa klub besar seperti Bianconeri belum menentukan pilihannya, walau menyadari bahwa menentukan pelatih bukan perkara yang mudah.

BACA JUGA : Tinggalkan Man City, Kompany Jadi Pemain dan Pelatih di Klub Belgia

“Mengapa klub yang apik seperti Juventus belum menentukan suksesor Allegri, ya itu adalah keputusan yang sulit, tapi mungkin mereka tengah menanti suatu kompetisi tertentu berakhir,” ujar Lippi kepada berita bola online.

Final Liga Europa, yang diikuti Chelsea, dan Liga Champions menjadi sasaran Lippi. Dalam pandangannya, pilihan Juventus akan jatuh di salah satu di antara Mauricio Pochettino ataupun Maurizio Sarri.

“Kami akan lihat apakan pelatih baru mereka datang dari tim yang terlibat di final Inggris ini, lalu kami akan paham alasan penundaan pengumumannya,” tambahnya.

“Tahun ini, klub Inggris adalah yang terbaik di Eropa, tapi hal seperti ini terus berputar. Saya pikir Sarri berpeluang memenangkan Liga Europa, lalu Pochettino yang keluarganya berasal dari Piedmont [sebuah wilayah dengan Turin sebagai ibukotanya],” tandasnya.Masa depan Sarri dan Pochettino di klubnya masing-masing sedang terombang-ambing. Sarri diyakini bakalan kembali ke Italia setelah menjalani masa-masa buruk di Chelsea, sementara Pochettino pernah menyatakan keinginannya untuk hengkang dari Tottenham.