http://lawyerposts.com/wp-content/uploads/2019/06/P190602-013-Liverpool_CL_Bus_Parade.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Joel Matip mengaku sama sekali belum pernah melihat sambutan yang sangat meriah seperti yang ditunjukkan oleh para suporter Liverpool usai klub tersebut memenangkan trofi juara Liga Champions.

Para suporter Liverpool dikenal sebagai suporter yang sangat bersemangat dalam membela tim kesayangannya. Dukungan tanpa kenal lelah mereka tunjukkan tak cuma di Anfield namun juga ketika Mohamed Salah cs bertandang ke markas lawan.

Para suporter ini juga hadir ketika Liverpool berlaga di kota Madrid, tepatnya di Stadion Wanda Metropolitano. Mereka memerahkan ibukota Spanyol tersebut demi mendukung The Reds berduel dengan Tottenham.

Mereka memenuhi alun-alun kota Madrid dan sejumlah fan zone yang disediakan panitia. Para suporter ini kemudian menyambut skuat The Reds dengan memenuhi jalanan kota Liverpool di sepanjang jalur yang digunakan untuk mengarak trofi UCL.

Otoritas keamanan setempat memperkirakan sekitar 750 ribu fans tumpah ruah ke jalanan. Mereka tak sekedar meneriakkan chants bagi Liverpool namun juga menyalakan bom asal maupun flare berwarna merah.

Matip tampak terkesan dengan sambutan sangat meriah yang diperlihatkan para suporter tersebut. Ia mengaku ia tak pernah melihat sambutah semeriah itu sebelumnya di sepanjang karirnya.

“Masih sulit untuk disadari,” kata Matip pada berita bola online. “Ini benar-benar kegilaan yang dipicu oleh kemenangan kami,” serunya.

BACA JUGA : Manchester United Layangkan Tawaran Final untuk Juan Mata

“Seluruh kota berpakaian merah ketika kami kembali dari Madrid. Sukacita murni, seperti ekstasi. Gambar-gambar ini akan selalu ada di pikiran saya. Pengalaman yang luar biasa,” aku Matip.

Sebelum memperkuat Liverpool pada tahun 2016 lalu, Matip berkarir di Jerman. Tepatnya ia membela klub Schalke.

Pengalaman bermain di Jerman rupanya membekas di benak bek asal Kamerun ini. Ia mengaku suatu saat nanti ia bertekad kembali ke Jerman.

“Dalam sepakbola tidak ada yang mustahil. Saat ini saya masih memiliki dua tahun tersisa dalam kontrak saya di sini di Liverpool,” ujar Matip.

“Setelah beberapa masalah dan cedera pada awalnya, saya merasa sangat nyaman di sini. Dan saya sudah lebih matang sebagai pemain dan sebagai pribadi di Inggris,” pungkasnya.