http://lawyerposts.com/wp-content/uploads/2019/08/b2974058c76d4a6eab1389fe43d41775500x500@2x.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Jorginho mungkin gagal mendapatkan hati penggemar Chelseapada musim lalu. Namun pelatihnya saat ini, Frank Lampard, hampir tak bisa menahan pujiannya kepadanya.

Gelandang asal Italia itu menjadi sasaran kritikan publik karena dianggap tak memiliki pengaruh di lapangan. Bahkan, ia dituding sebagai penyebab buruknya performa the Blues saat memasuki tahun 2019 ini.

Sejumlah fans mengangappnya sebagai anak kesayangan pelatih pada saat itu, Maurizio Sarri. Sebab Sarri sampai membuat Chelsea harus menggelontrorkan dana sebesar 65 juta euro untuk memboyongnya serta ke Stamford Bridge di tahun 2018 lalu.

Dan, sama seperti Jorginho, Sarri juga menjadi bulan-bulanan kritik oleh para penggemar karena performa the Blues yang menurun drastis. Pada akhirnya, ia memutuskan pindah ke Juventus setelah membawa pulang trofi Liga Europa di akhir musim 2018/2019.

Begitu Sarri hengkang, masa depan Jorginho pun jadi tak menentu. Pasalnya, Juventus tidak berniat untuk membawanya ke Turin karena telah memiliki pemain dengan gaya bermain yang mirip, yakni Miralem Pjanic.

BACA JUGA : Hanya 2 Laga, Dani Ceballos Sudah Samai Torehan Assist Mesut Ozil

Situasinya semakin terpojok karena Lampard bukan pengguna tiga pemain gelandang dalam skema bawaannya. Tapi nyatanya, Jorginho justru menjadi salah satu penggawa yang kerap mendapatkan pujian dari mantan pelatih Derby County tersebut.

“Saya pikir Jorginho tampil fantastis pada malam itu,” tutur Lampard mengomentari performa Jorginho saat Chelsea bertemu Liverpool di ajang UEFA Super Cup hari Kamis (15/8/2019), seperti yang dikutip dari berita bola online.

“Dia, secara konstan, berbicara dengan orang sekitarnya dan juga kepada lini belakang untuk menyemangati mereka serta bermain dengan kualitas,” lanjut legenda Chelsea tersebut.

Kualitas Jorginho sudah menarik perhatian Lampard sejak Chelsea menjalani persiapan pra-musim di Irlandia bulan Juni lalu. Dan kini, ia mengaku kebingungan siapa yang harus diprioritaskan dari keenam gelandang di timnya saat ini.

“Dia adalah pemain yang fantastis. Saya melihat itu sejak hari pertama latihan di Dublin. Berbicara soal sikap, dia adalah seorang pendorong tim dan memiliki kualitas yang nyata. Saya beruntung memilikinya di lini tengah pada saat ini,” tambahnya.

“Ini membuat masalah bagi kami, dari segi persaingan antara Kante, Jorginho, Kovacic, Barkley, Mount, Ruben [Loftus-Cheek] sedang kembali dan lainnya. Tapi Jorginho sudah menunjukkan dirinya sebagai pemain berkualitas kepada saya,” tandasnya.

Dalam laga kontra Liverpool, Jorginho membubuhkan namanya di papan skor setelah sukses mencetak gol melalui titik putih pada babak perpanjangan waktu. Golnya tersebut membuat skor menjadi imbang 2-2 hingga pertandingan harus dilanjutkan ke babak adu penalti.