http://lawyerposts.com/wp-content/uploads/2019/08/0_GettyImages-1155244845.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Agen dari pemain muda Liverpool, Bobby Duncan, melayangkan protes keras kepada manajemen tim. Pria bernama Saif Rubie itu menuding kliennya sedang ‘dibully’ secara mental.

Beberapa waktu lalu, Bobby Duncan dikabarkan sedang didekati oleh salah satu klub Italia, Fiorentina. berita bola online  melaporkan bahwa tim berjuluk La Viola tersebut sudah melayangkan tawaran peminjaman selama satu musim kepada Liverpool.

Dalam penawaran tersebut terdapat opsi untuk mempermanenkan statusnya dengan harga 1,8 juta euro. Namun, Liverpool disebut memiliki penilaian yang tinggi untuk pemain berumur 18 tahun itu sehingga penawaran Fiorentina pun ditolak.

Lalu, seperti yang dilaporkan berita bola online, Fiorentina datang kembali dengan membawa proposal kedua – peminjaman dengan kewajiban membeli jika sang striker mencatatkan lima penampilan bersama tim senior – namun Liverpool kembali mengatakan tidak.

Sikap negatif yang ditunjukkan Liverpool membuat Saif Rubie selaku agen geram. Tak lama setelah kabar penolakan the Reds tersiar, ia menyerang manajemen tim dengan pernyataan yang diunggah melalui media sosial.

Mengutip penggalan pernyataannya, Saif Rubie berkata: “Beberapa bulan lalu, sebelum akhir musim lalu, Bobby bertemu dengan hierarki klub termasuk direktur akademi, Alex Inglethorpe.

“Diketahui bahwa Bobby tidak senang berada di Liverpool dengan alasan yang berbeda, dan Alex mengundang kami untuk membawa tawaran kepada klub untuk pintu keluar Bobby Duncan. Bagi pemain tanpa pengalaman bermain di skuat utama, tak ada klub yang siap membayar langsung pemain yang dibeli dengan harga dua ratus ribu pounds musim panas lalu,”.

BACA JUGA : Danny Murphy: Arsenal Butuh Teleskop untuk Lihat Liverpool di Akhir Musim

“Dengan berpikir seperti itu, kami berhasil menemukan klub yang sudah siap memboyong Bobby dalam pinjaman semusim dengan opsi beli sebesar 1,5 juta pounds ke atas, yang merupakan keuntungan besar bagi tim utama Liverpool dan untuk pemain yang tak ingin berada di sana,”.

“Klub dan Michael Edwards secara spesifik telah membuat penjelasan bahwa penawaran tersebut tidak akan bekerja dengan baik. Lalu saya dan tim bekerja keras untuk mendapatkan penawaran peminjaman dengan kewajiban membeli setelah lima penampilan dengan nominal transfer yang lebih tinggi dari sebelumnya dan penjualan untuk Liverpool,”.

Kemudian, lanjut pernyataan Saif Rubie, Bobby Duncan diketahui mengalami tekanan mental karena sikap Liverpool yang tak kunjung memberinya kesempatan untuk pindah. Terutama dengan situasinya yang sudah dipastikan takkan bertahan di Anfield.

Bobby absen saat Liverpool bertemu dengan Southampton di laga level U-23 belum lama ini. Bahkan, sang pemain tidak keluar dari kamarnya selama empat hari karena mengalami tekanan mental berat menyusul situasinya yang tak jelas.

Lalu, Saif Rubie menyebutkan bahwa manajemen Liverpool telah memperlakukan kliennya dengan sangat buruk. Tidak hanya menutup peluangnya untuk keluar, mereka juga berniat untuk menghukumnya dengan membiarkan sang pemain bertahan di klub sampai bulan Januari mendatang.

“Menyedihkan, bahwa sebuah klub seperti Liverpool diperbolehkan lolos dengan melakukan intimidasi mental dan menghancurkan kehidupan seorang anak muda seperti Bobby. Satu hal pasti yang saya ketahui, dia takkan pernah kembali ke sana lagi dan dengan gaji yang sangat kecil, sehingga berapapun jumlah dendanya takkan membuat perubahan,”.

“Dalam situasi ini yang terpenting adalah kesehatan sang pemain, dan dalam kasus ini Michael Edwards benar-benar tak peduli karena rasa egoisnya sendiri, dan saya berdoa pengalamannya itu tidak terjadi kepada pemain muda lainnya lagi,” tandasnya.