http://lawyerposts.com/wp-content/uploads/2020/01/xavi-002-fcb_b69cf9d-1.jpg

BERITA BOLA ONLINE Rumor mengenai kedatangan Xavi di Barcelona berhembus semakin kencang belakangan ini. Namun, ada berbagai macam masalah yang harus ia selesaikan agar bisa membuat klub tersebut bangkit kembali seperti sedia kala.

Xavi masih seumuran jagung di dunia kepelatihan. Ia baru resmi menjabat sebagai pelatih kepala dari klub terakhir yang ia bela, Al Sadd. Kendati demikian, bukan berarti kualitasnya perlu dipertanyakan.

Di tangannya, Al Sadd sedang menduduki peringkat ketiga dalam klasemen Qatar Stars League dengan koleksi 21 poin. Mereka juga berhasil memenangkan tujuh dari 11 laga yang telah dilakoni.

Kemudian, Al Sadd juga baru-baru ini sukses melewati babak semi-final Qatar Cup usai mengalahkan Al Rayyan. Dan kini, mereka hanya tinggal menumbangkan Al-Duhail untuk meraih trofi pertamanya di musim ini.

Berdasarkan laporan, Xavi baru akan bergabung dengan skuat Barcelona setelah pertandingan final tersebut. Namun perlu diketahui bahwa ada serangkaian masalah yang harus segera dituntaskan jika ia benar bergabung dengan Barcelona.

Ernesto Valverde selaku pelatih Barcelona sekarang kerap menjadi bulan-bulanan kritik. Bukan hanya karena hasil yang diterima klub, melainkan gaya bermainnya.

Fans Barcelona sudah terbiasa dengan gaya bermain Tiki-Taka yang dipopulerkan oleh Josep Guardiola. Dan harapannya, Xavi sebagai mantan pelaku dari konsep Tiki-Taka bisa menyuguhkan permainan yang sama di Barcelona,di kutip dari Berita Bola Online.

Xavi diyakini lebih berpihak kepada kandidat lainnya dalam proses pemilihan presiden Barcelona tahun depan. Hal ini dikarenakan hubungannya dengan presiden saat ini, Josep Maria Bartomeu, yang disebut kurang akur.

BACA JUGA :Mikel Arteta Konfirmasi Cedera Lucas Torreira

Masalah hubungan itu diyakini sebagai penyebab Xavi cabut dari Nou Camp pada tahun 2015 lalu. Dan begitu kembali, ia harus segera menuntaskan permasalahannya dengan hirarki Barcelona.

Perlu diketahui bahwa Luis Suarez sedang mengalami cedera yang cukup parah. Selain itu, tidak bisa dimungkiri kalau pria berumur 33 tahun itu sudah harus segera dicarikan sosok penggantinya.

Namun, berburu pemain di bursa transfer musim dingin bukanlah perkara yang mudah. Oleh karena itu, ini akan menjadi salah satu tantangan terbesar Xavi jika benar-benar bergabung dengan Barcelona.

Xavi tidak perlu repot-repot memikirkan perkembangan Carles Alena yang sudah resmi dipinjamkan ke Real Betis. Namun pemain muda lain, seperti Ansu Fati dan Carles Perez, masih berada di bawah pantauannya nanti.

Yang jadi permasalahan adalah Riqui Puig, jebolan La Masia dengan segudang potensinya. Ia bisa saja melepaskan diri dari pelukan Barcelona jika Xavi tidak segera memberinya kesempatan tampil yang cukup

Saat ini, Vidal nampak cocok dengan starting XI Barcelona. Tetapi gaya bermainnya yang mengandalkan fisik diyakini takkan cocok dengan skema milik Xavi.

Tentu saja, ini akan menjadi permasalahan besar bagi Xavi. Jika tidak, gelandang asal Chile tersebut bisa saja pindah dari Barcelona guna bergabung dengan Inter Milan seperti yang telah diberitakan sebelum-sebelumnya.

Ini adalah suatu hal yang belum bisa dipecahkan Valverde sampai sekarang. Angka yang dihasilkan Griezmann terbilang apik, namun tidak secerah waktu dirinya masih memperkuat Atletico Madrid.

Xavi harus segera menemukan cara untuk mengeluarkan kemampuan terbaik dari pemain asal Prancis tersebut. Sebab pada suatu waktu, ia seharusnya bisa menjadi penyelamat Barcelona.

Prestasi Barcelona selama diasuh Valverde tak bisa dikatakan buruk. Mereka lolos ke fase 16 besar Liga Champion dengan status juara Grup F dan sedang memimpin klasemen La Liga.

Kendati demikian, fans Barcelona sudah kehilangan gairah karena pengaruh permainan Valverde. Tugas Xavi adalah memperbaiki hubungan fans dengan klub saat ini.

Sampai saat ini, masih ada delapan pemain yang mengisi skuat Barcelona dan pernah menjadi rekan setim Xavi di klub. Lima di antaranya adalah Lionel Messi, Gerard Pique, Jordi Alba, Luis Suarez, dan Marc-Andre ter Stegen.

Namun yang jadi masalah adalah tiga pemain lainnya, yakni Sergio Busquets, Ivan Rakitic dan Sergi Roberto. Ia harus segera memecahkan permasalahan masa depan ketiga pemain tersebut di Nou Camp.