http://lawyerposts.com/wp-content/uploads/2020/01/solskjaer-1_ef4843f.jpg

BERITA BOLA ONLINE Manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjaer tak puas dengan kepemimpinan wasit lawan Wolverhampton. Setan Merah dinilai harusnya mendapat penalti.

Mereka berkunjung ke markas Wolverhampton pada babak ketiga FA Cup, Minggu (5/1/2020) dini hari WIB. Namun, pertandingan yang berlangsung di Mollineux Stadium berakhir dengan skor 0-0.

Ada dugaan bahwa Setan Merah seharusnya bisa mendapatkan penalti. Momen itu terjadi di babak pertama atau tepatnya menit ke-31.

Saat itu Brandon Williams dijatuhkan Leander Dendoncker di kotak penalti. Wasit Paul Tierney mengecek VAR dan kemudian memutuskan bukan penalti untuk tim tamu.

Solskjaer tentu saja merasa kecewa karena timnya tidak mendapat penalti. Menurutnya, itu murni penalti.

“Saya pikir itu penalti. Saya pikir itu murni penalti. Brandon memegang bola bola, pemain yang lain menangkap kakinya. Mungkin dari sisi lain tidak, tetapi bisa saja,” kata Solskjer di situs resmi MU.

“Tapi itu tipis, itu masalahnya. Anda tidak bisa mengatakan itu adalah kesalahan, jadi itu jelas bukan sesuatu yang ingin dikoreksi dari VAR.

BACA JAGA :Inikah Pembelian Pertama Barcelona di Bursa Transfer Musim Dingin?

Wolverhampton sejatinya sempat mencetak gol pada menit ke-77. Namun, bola mengenai tangan Matt Doherty lebih dulu sebelum masuk ke dalam gawang.

Wasit pada akhirnya tidak mengesahkan gol tersebut. Keadaan itu tentu saja membuat Solskjaer bisa bernapas lega.

“Kami beruntung ketika tandukan Doherty dinyatakan handball,” lanjutnya.

“Namun, pertandingan berjalan imbang, dan rasanya itu sudah menjadi hasil yang adil. Mereka memiliki peluang, tetapi Sergio (Romero) juga bermain baik.”

Sumber: Manut