http://lawyerposts.com/wp-content/uploads/2020/02/anthony-martial-1_69ae037-1.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Sebuah kritikan diberikan Paul Ince kepada Ole Gunnar Solskjaer. Mantan pemain MU itu menilai sang manajer telah melakukan blunder karena terlalu lama memainkan Anthony Martial.

Pada pertandingan melawan Wolverhampton kemarin malam, Solskjaer kembali mempercayakan pos ujung tombak kepada Martial. Penyerang asal Prancis itu menjadi andalan Setan Merah, disokong oleh Daniel James, Bruno Fernandes dan Juan Mata.

Namun pada laga itu, Martial nampak kesulitan untuk menembus pertahanan Wolverhampton. Ia kerap kehilangan bola dan bermain di luar posisinya, sehingga ia tidak menghadirkan ancaman bagi tim tamu.

Ince mengaku heran mengapa Solskjaer tetap mempertahankan sang pemain di atas lapangan meski ia tampil memble. “Saya tidak percaya melihat Martial bermain begitu lama,” beber Ince kepada Berita Bola Online.

Ince percaya bahwa sepanjang pertandingan berlangsung, Martial seperti masuk angin dan tidak berkontribusi apapun untuk lini serang mereka.

Oleh karenanya Ince menilai Solskjaer seharusnya menarik keluar sang pemain di awal babak kedua.

“Saya selalu menyebut dia [Martial] sebagai minuman bersoda. Ketika anda membuka kalengnya, ia akan berbuih lalu tidak lama kemudian ia biasa kembali. Itulah yang anda lihat pada dirinya hari ini. Dia tidak seharusnya bermain selama yang ia dapatkan hari ini.”

BACA JUGA :Man of the Match Liverpool vs Southampton: Mohamed Salah

Meski mengkritik permainan Martial, Ince menilai penampilan United di laga tersebut cukup bagus meski mereka tidak membuat peluang yang berbahaya.

“Saya rasa ini bukan penampilan terbaik mereka. Ketika mereka kebobolan dua gol melawan Burnley di kandang, anda membayangkan bahwa suasanya menjadi buruk. Namun anda bisa melihat bahwa para fans bertepuk tangan untuk Ole.”

“Hari ini mereka mendapatkan clean sheet dan saya rasa itu hal paling positif yang mereka dapatkan hari ini. Aaron Wan-Bissaka bermain luar biasa hari ini, sementara seluruh pemain Wolves memilih bertahan ketika Adama Traore ditarik keluar.” ujarnya.

Manchester United mendapatkan jatah libur selama dua pekan untuk jeda musim dingin.

Mereka baru kembali beraksi di ajang EPL pada tanggal 18 Januari mendatang di mana mereka bakal menghadapi Chelsea.