http://lawyerposts.com/wp-content/uploads/2020/04/sir-alex-ferguson_699fe08.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Sepanjang 26 karier kepelatihannya di Manchester United, Sir Alex Ferguson total pernah merekrut 105 pemain, yang tentu kontribusinya kemudian bervariasi.

Ada yang menciptakan sejarah seperti Eric Cantona, Ole Gunnar Solskjaer, Roy Keane, Wayne Rooney, Cristiano Ronaldo, Ruud van Nistelrooy hingga Robin van Persie. Pemain-pemain seperti mereka akan selalu hidup dalam kenangan fans Setan Merah.

Ada juga pemain yang masuk kategori cukup lumayan, alias tak terlalu bagus maupun tak terlalu buruk. Pemain seperti ini setidaknya masih diingat oleh fans MU, meskipun tanpa kenangan yang cukup spesial.

Namun, ada kalanya juga Sir Alex Ferguson gagal dalam perjudian di bursa transfer pemain. Rekrutannya gagal total, atau tidak memberikan dampak signifikan.

Berikut ini beberapa pemain rekrutan Sir Alex Ferguson yang paling tak dianggap dan mungkin sudah hilang dari memori sebagian besar suporter Manchester United, seperti dilansir Berita Bola Online.

Tony Coton dikenal karena petualangannya di Manchester City. Bersama The Citizen, pemain yang berposisi sebagai kiper tersebut mencatatkan sekitar 200 laga.

Namun, banyak yang lupa dia juga menghabiskan enam bulan di Old Trafford pada 1996. Sepanjang periode itu, dia tak pernah diturunkan pada laga kompetitif.

Coton hanya sekali masuk tim cadangan dan tidak diturunkan. Dia kemudian dijual ke Sunderland.

Ferguson mungkin berpikir menemukan mutiara terpendam ketika memboyong bek tengah berusia 18 tahun dari tim Divisi 3, Wigan, pada 1990. Pemain tersebut bernama Neil Whitworth.

BACA JUGA : Ihwal Transfer Jadon Sancho, MU Disebut Tidak Bisa Dapat Potongan Harga

Namun, Whitworth tak pernah bisa bertransformasi menjadi sehebat Gary Pallister atau Steve Bruce. Sejujurnya, dia gagal masuk standar MU. Dia hanya sekali bermain untuk Setan Merah, sembilan bulan setelah gabung.

Dia menghabiskan empat tahun di Manchester United, namun beberapa kali dipinjamkan. Manchester United menjual Whitworth ke Kilmarnock pada 1994.

Pat McGibbon didatangkan dari klub Irlandia Utara, Portadown, pada 1992. Namun, baru pada 1995 dia mencicipi debut bersama Manchester United.

Sayangnya, laga debut itu juga menjadi yang terakhir baginya bersama Manchester United. Dia tampil pada pertandingan Piala Liga melawn York City pada 1995. McGibbon kena kartu merah dan MU keok 0-3.

Tak heran, masa depannya di Old Trafford juga tertutup setelah laga yang tragis itu.

Sebelum gagal dengan McGibbon, Ferguson juga rekor tak apik dengan pemain Irlandia. Dia pernah memboyong pemain Irlandia, Brian Carey, pada 1988.

Nasib Carey bahkan lebih buruk daripada McGIbbon. Dia tidak pernah tampil pada laga kompetitif bersama MU.

Selama empat tahun berstatus pemain Manchester United, dia lebih banyak menghabiskan waktu dengan dipinjamkan ke klub lain.

Giuliano Mariorana membukukan delapan laga di Manchester United sejak dibeli pada 1988. Namun, namanya mungkin sudah dilupakan oleh fans Setan Merah.

Dia hijrah ke MU dari klub non-liga, Histon, dengan mahar 30 ribu pounds. Ferguson terkesan saat Maiorana melakoni pertandingan trial di Manchester United. Sang pemain tampak menjanjikan. Namun, cedera lutut benar-benar merusak kariernya.

Dia tetap di Old Trafford hingga 1994, tapi tak pernah diturunkan sejak era 1990-an.

Pada bursa transfer 1997, Manchester United dihubungkan dengan pemain-pemain seperti Juninho dan Marcel Desailly. Namun, saat itu Ferguson akhirnya malah menggaet Teddy Sheringham, Henning Berg, dan striker asal Norwegia yang tak terkenal.

Erik Nevland saat itu berusia 19 tahun yang sebelumnya bermain untuk Viking Stravanger. Setelah sukses menjalani seleksi di Old Trafford, dia disodori kontrak berdurasi empat tahun. Dia bahkan dinilai mirip dengan Ole Gunnar Solskjaee, yang bergabung setahun lebih awal.

Namun, Nevland tak pernah menjelma menjadi mesin gol. Dia meninggalkan Old Trafford tiga musim berselang setelah hanya sekali tampil sebagai pemain pengganti di Premier League.

Manchester United menghabiskan 100 ribu pounds untuk memboyong Graeme Tomlinson dari Bradford City pada 1994. Meski sang pemain dipertahankan hingga empat tahun, Ferguson hanyaa memainkan sang striker sekali, sebagai pengganti pada pertandingan Piala Liga melawan Port Vale, beberapa bulan setelah kehadirannya di Old Trafford.

Dia menjalani empat kali masa peminjaman sebelum dijual ke Macclesfield Town pada 1998.