http://lawyerposts.com/wp-content/uploads/2020/08/raphael-varane-phil-_2172aa6.jpg

 

BERITA BOLA ONLINE – Kekalahan Real Madrid atas Manchester City dalam laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions, Sabtu (8/8/2020) dinihari tadi tidak bisa lepas dari aksi blunder sang bek, Raphael Varane. Ia pun secara tulus meminta maaf usai pertandingan.

Varane melakukan dua blunder fatal yang berujung pada gol Manchester City, masing-masing dicetak Raheem Sterling dan Gabriel Jesus. Gara-gara itu, Real Madrid pun menelan kekalahan dengan skor tipis 1-2.

Gol semata wayang Madrid dalam laga yang digelar di Etihad Stadium itu dicetak oleh Karim Benzema pada menit ke-28. Pada akhirnya, Los Merengues harus tersingkir karena kalah dengan skor agregat 2-4.

Ini adalah kali pertama Zinedine Zidane merasakan pahitnya tersingkir dari ajang Liga Champions. Di mana dirinya selalu berhasil mencapai final dan menjadi juara pada dua setengah musim perdananya bersama Los Meregues.

 

Varane jelas tidak bisa lepas dari kegagalan ini. Ia melakukan dua kesalahan fatal yang membuat Manchester CIty mampu mencetak gol dengan mudahnya.

Yang pertama, Varane tidak menyadari keberadaan Gabriel Jesus dan membiarkan bola terebut di kotak penalti, tepat saat pertahanan Madrid sedang longgar. Sementara gol yang kedua tercipta setelah Varane memberikan operan lemah kepada Thibaut Courtouis hingga bola bisa direbut lagi oleh Jesus.

Varane mengakui bahwa kekalahan ini bisa terjadi karena kesalahannya. “Ini kekalahan saya, saya harus menerima,” ungkap Varane usai pertandingan, seperti yang dikutip dari Berita Bola Online.

“Saya harus bertanggung jawab atas kekalahan ini. Kami telah melakukan persiapan dengan baik, namun kesalahan merugikan kami. Saya merasa sedih untuk teman-teman saya,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Varane mengatakan bahwa Real Madrid telah berupaya untuk meraih kemenangan sampai-sampai berani mengambil resiko. Sayangnya, upaya mereka tidak diganjar dengan hasil yang diharapkan.

“Saya merasa baik soal pertandingan ini, mungkin kami mengambil resiko terlalu banyak pada awal pertandingan dan harus membayarnya,” tambahnya.

“Saya bersyukur atas dukungan dari rekan setim, ini jarang terjadi dalam karir saya,” pungkas pemain berkebangsaan Prancis tersebut.

Dengan ini, perjalanan Real Madrid di musim 2019/20 usai. Mereka hanya mampu menghiasi kiprahnya dengan dua trofi juara, masing-masing dari pentas Supercopa de Espana dan La Liga.

BACA JUGA :